MAKALAH
INTEGRASI SISTEM INFROMASI MANAJEMEN
Disusun
Oleh :
NAMA : MUHAMMAD ROZIKIN
NIM : 2115R1075
JURUSAN : TEKNIK INFORMATIKA
STMIK HIMSYA SEMARANG
TAHUN AJARAN 2017
KATA
PENGANTAR
Dengan menyebut nama
Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami panjatkan puja dan puji
syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Integrasi Sistem Informasi Manajemen.
Makalah ini telah kami
susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga
dapat memperlancar pembuatan makalah ini.Untuk itu kami menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalah ini.
Terlepas dari semua
itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi
susunan kalimat maupun tata bahasanya.Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segara saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
makalah ini.
Akhir kata kami
berharap semoga makalah tentang Integrasi
Sistem Informasi Manajemenini dapat memberikan manfaat terhadap pembaca.
Semarang,
1 November 2016
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata
pengantar ........................................................................................................ i...........
Daftar isi ................................................................................................................ ii
Bab I. Pendahuluan ................................................................................................. 1
Daftar isi ................................................................................................................ ii
Bab I. Pendahuluan ................................................................................................. 1
1.1 Latar belakang ........................................................................................... 1
1.2 Rumusan masalah ....................................................................................... 1
1.3 Tujuan pembahasan ................................................................................... 1
1.2 Rumusan masalah ....................................................................................... 1
1.3 Tujuan pembahasan ................................................................................... 1
Bab
II. Pembahasan ................................................................................................ 2
2.1 Sistem.........................................................................................................
2
2.2 Integrasi sistem..........................................................................................
3
2.4 Sistem Informasi
Manajemen.....................................................................
4
2.5 Integrasi Sistem
Informasi Manajemen ..................................................... 5
2.6 Contoh Integrasi Sistem
Informasi Manajemen.........................................
6
Bab
III. Penutup ..................................................................................................... 9
3.1 Simpulan ..................................................................................................... 9
3.2 Saran ........................................................................................................... 9
3.2 Saran ........................................................................................................... 9
Daftar
pustaka ....................................................................................................... 10
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Pemahaman tentang
integrasi system Integrasi merupakan pembauran sehingga menjadi kesatuan yang
utuh sedangkan sistem merupakan perangkat atau unsur yang secara teratur saling
berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ).
Defenisi lain mengenai
sistem adalah suatu susunan teratur atau konsepsi yang saling tergantung.
Menurut kamus Webster’s Unabridged, sistem merupakan elemen elemen yang saling
berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi.
Kesimpulan mengenai
defenisi integrasi sistem yaitu pembauran atau hubungan antara satu sistem
dengan sistem yang lain yang saling berkaitan. Integrasi sistem informasi
manajemen merupakan hubungan antara sistem manajemen perusahaan maupun hubungan
antara sub sistem sistem informasi manajemen.
1.2
Rumusan
Masalah
·
Apakah yang dimaksud
Sistem?
·
Apa itu Integrasi
sistem?
·
Apakah yang dimaksud
Integrasi Sistem Informasi Manajemen?
·
Apasaja contoh dari
Integrasi Sistem Informasi Manajemen?
1.3
Tujuan
Pembahasan
·
Mengetahui pengertian
Sistem dan Integrasi sistem.
·
Mengetahui contoh dari
Integrasi Sistem Informasi Manajemen.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Sistem
Apa itu sistem? Sistem
adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk
mencapai tujuan tertentu.Ada banyak pendapat tentang pengertian dan definisi
sistem yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian dan definisi
sistem menurut beberapa ahli:
§
Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan
suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan
orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
§
Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari
komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
§
Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian
yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
§
Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang
membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang
mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data
dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi
dan/atau energi dan/atau barang.
§
Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen
yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Komponen atau Karakteristik sistem adalah bagian
yang membentuk sebuah sistem, diantaranya:
§
Objek, merupakan bagian, elemen atau variabel. Ia dapat berupa
benda fisik, abstrak atau keduanya.
§
Atribut, merupakan penentu kualitas atau sifat kepemilikian sistem
dan objeknya.
§
Hubungan internal, merupakan penghubungan diantara objek-objej
yang terdapat dalam sebuah sistem.
§
Lingkungan, merupakan tempat dimana sistem berada.
§
Tujuan, Setiap sistem memiliki tujuan dan tujuan inilah yang
menjadi motivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tidak
terkendali. Tentu tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
§
Masukan, adalah sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan
selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukan tersebut dapat berupa hal-hal
yang tampak fisik (bahan mentah) atau yang tidak tampak (jasa).
§
Proses, adalah bagian yang melakukan perubahan dari masukan
menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai (informasi) atau yang tidak
berguna (limbah)
§
Keluaran, adalah hasil dari proses. Pada sistem informasi berupa
informasi atau laporan, dsb
§
Batas, adalah pemisah antara sistem dan daerah luar sistem. Batas
disini menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem. Batas juga
dapat diubah atau dimodifikai sehingga dapat merubah perilaku sistem.
§
Mekanisme pengendalian dan umpan balik, digunakan untuk
mengendalikan masukan atau proses. Tujuannya untuk mengatur agar sistem berjalan
sesuai dengan tujuan.
2.2
Integrasi
Sistem
Dalam
suatu pengelolaan data, informasi, dan aplikasi, dibutuhkan adanya integrasi
yang saling terkait dan berkesinambungan. Dalam hal ini ada 2 integrasi yang
dilakukan, yaitu integrasi data dan integrasi proses.
Integrasi
data merupakan proses penyatuan data untuk menjaga integritas data, mencegah
duplikasi dan mencegah redundansi. Hal ini terutama untuk data-data yang
menjadi referensi dari suatu aplikasi.
Manfaat
Integrasi Sistem :
IT
integration mampu menjawab berbagai permasalahan umum yang sering terjadi di
organisasi.Diantaranya adalah duplikasi data yang mengakibatkan integritas dan
validitas data sulit terjaga.Selain itu kondisi aplikasi yang berbeda
mengharuskan re-entry data di masing-masing aplikasi.
Perubahan
proses bisnis yang tidak dapat segera disesuaikan dengan perubahan pada
aplikasi juga menjadi suatu hambatan bagi organisasi untuk menyajikan informasi
yang cepat, tepat dan akurat.
Integrasi
proses memiliki keuntungan dalam mempertahankan legacy aplikasi yang sudah
berjalan, dan memberikan value-added terhadap hal tersebut dengan
mengintegrasikannya dengan aplikasi lain.
Integrasi
juga memungkinkan penambahan suatu fitur dari aplikasi yang sudah ada, tanpa
harus merombak total struktur aplikasi yang lama. Hal ini akan lebih hemat dari
sisi cost dan lebih cepat dari sisi development dibandingkan harus membuat
suatu aplikasi utuh yang baru.
Peningkatan
kemampuan dalam berkompetisi adalah salah satu manfaat dari IT Integration.
Manfaat-manfaat lain yang dapat dirasakan adalah layanan yang konsisten,
penurunan biaya transaksi, dan kemudahan teknologi informasi dalam
beradaptasi terhadap perubahan bisnis.
2.3
Sistem
Informasi Manajemen
Sistem informasi manajeman digambarkan
sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi
penjelasan transaksi, penjelasan status, dan informasi yang bersifat
operasional lainnya.Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi
dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari.Lapisan ketiga terdiri dair
sumber daya system informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan
keputusan untuk pengendalian manajemen.Lapisan puncak terdiri dari sumber daya
informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat
manajemen eksekutif.
Sistem informasi manajemen adalah
sebuah sistem yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukung
fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak
(software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan
sebuah “data base”.
2.4
Integrasi
Sistem Informasi Manajemen
Tujuan utama dalam
sistem informasi manajemen yaitu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh
pemegang kepentingan dalam hal ini manajer maupu manajemen lainnya. Informasi
itu sendiri adalah data yang sudah diolah dengan cara tertentu sesuai dengan
bentuk yang diperlukan. Dalam sebuah perusahaan pekerjaan atau pembuatan informasi
itu sangat rumit.
Pembuatan tersebut
meliputi seluruh kegiatan perusahaan.Yaitu pada setiap unit kerja dalam
perusahaan tersebut.Disinilah perlunya sistem informasi sehingga kegiatan
perusahaan dapat dianalisis sebagai satu sistem informasi, dan unit-unitnya
dipandang sebagai sub sistem.Dalam istilah ini deikenal sebagai pendekatan
sistem.Unsur-unsur sistem informasi manajemen yang meliputi input, proses dan
output.
Secara sederhana
dikatakan bahwa sebuah sistem informasi menerima dan memproses data, dan
kemudian mengubahnya sebagai informasi. Pengintegrasian sistem informasi
merupakan salah satu konsep kunci dari sistem informasi manajemen. Berbagai
sistem informasi dapat saling berhubungan satu sama lain dengan berbagai cara
sesuai dengan keperluannya.
Tiap organisasi
membagi pekerjaanya ke dalam bentuk fungsi-fungsi organisasi, seperti fungsi
pemasaran, produksi, keuangan, personalia,dan lainnya. Setiap fungsi (unit)
tersebut memerlukan data dan informasi dari unit lain atau dari luar organisasi
untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya serta menghasilkan data dan informasi
baik untuk disimpan sendiri maupun untuk didistribusikan ke unit-unit lain
dalam organisasinya atau organisasi lain.
Karena kerja sama
tersebut, maka unit yang bekerja dengan data dan informasi tersebut dapat
dikatakan sebagai memiliki sistem informasi sendiri. Unit-unit lain dalam
organisasi tersebut juga memiliki sistem informasi masing-masing.
Organisasi dapat
dilihat sebagai satu sistem informasi, dengan demikian unit-unit kerja dalam
organisasi bersangkutan akan menjadi subsistem-subsistem informasi, dan di
dalam subsistem informasi akan terdapat subsistem informasi, demikian
seterusnya sampai pada pekerjaan informasi dalam unit kerja yang terkecil.
Kegunaan integrasi dalam
sistem informasi manajemen
Dalam perusahaan integrasi sistem informasi sangat diperlukan karena terdapat kegunaan yang dapat membantu manajemen seperti :
Dalam perusahaan integrasi sistem informasi sangat diperlukan karena terdapat kegunaan yang dapat membantu manajemen seperti :
a. Adanya kebutuhan untuk
bekerja sama antar unit dalam perusahaan.
Dalam perusahaan yang terdiri dari berbagai unit tekadang antara satu unit dengan unit lainnya saling membutuhkan informasi baik mengenai harga transfer dan sebagainya.
Dalam perusahaan yang terdiri dari berbagai unit tekadang antara satu unit dengan unit lainnya saling membutuhkan informasi baik mengenai harga transfer dan sebagainya.
b. Terjadinya pengolahan
data antar sistem informasi tiap bagian yang saling terkait, sehingga untuk
melengkapi suatu informasi dibutuhkan pertukaran informasi dengan sistem yang
lain. Dalam hal ini sangat memepengaruhi kelengkapan daripada informasi.
c. Dapat memungkinkan
penyediaan realtime pengaksesan data.
2.5
Contoh
Integrasi Sistem Informasi Manajemen
Salah satu contoh integrasi sistem informasi
di universitas adalah sistem e-learning.Sistem e-learning merupakan
sebuah sistem yang menggabungkan media elektronik dan teknologi-teknologi yang
berkaitan dengan pengelolaan informasi dan juga komunikasi untuk mengembangkan
pendidikan.
Banyak nama lain untuk sistem ini seperti
multimedia learning dan online education.
Pada umumnya, sistem ini bersumber pada komputer dan penggunaan internet
sebagai wadah penampung informasi-informasi yang dibutuhkan orang, dalam hal
ini pihak universitas, untuk mempemudah mereka dalam melakukan berbagai
kegiatan yang berkaitan dengan universitas.
Sistem e-learning ini
mencakup berbagai bentuk informasi baik berupa tulisan, suara, gambar, dan bisa
juga berupa aplikasi teknologi lain yang berbasis teknologi. Penggunaan e-learningsebagai
wadah informasi dapat menimbulkan masalah integrasi jika tidak ada suatu
aplikasi pengelolaan data.Hal ini berarti jika aplikasi pengelolaan data atau
administratif tidak digunakan, maka akan menambah biaya karena diperlukan
pengelolaan data secara manual. Dampak yang muncul adalah semakin berkurangnya
baik penerimaan sistem e-learning dalam masyarakat
maupun peluang untuk sistem dapat bertahan dan digunakan dalam skala
besar.Hal ini memicu penggunaan suatu integrasi khusus untuk sistem ¬e-learning dengan
menggunakan aplikasi administratif. Pihak universitas atau lembaga pendidikan
yang menggunakan sistem e-learning yang bersangkutan juga
mendapatkan keuntungan dengan adanya berbagai fungsi untuk mengakses informasi
secara sendiri (tanpa tergantung pada komputer atau pihak lain secara manual).
Tujuan yang ingin dicapai dari penggunaan
sistem administratif adalah untuk mencipatakan sebuah aplikasi e-learning yang
befungsi serupa dengan sebuah pintu yang menyediakan akses ke berbagai
informasi yang sesuai pada suatu pusat.Sistem harus menyediakan layanan dalam
kuantitas yang besar seperti melakukan pengecekan terhadap bagian admisi
mengenai ujian mahasiswa dan hasil dari ujian yang bersangkutan. Masalah utama
yang dapat muncul dari banyaknya pihak yang bersangkutan ini adalah adanya
kemungkinan identitas yang berbeda dari sistem lain.
Untuk mengatasi hal ini, diperlukan
inovasi-inovasi yang biasanya muncul ketika integrasi antara administrasi dan
perkuliahan semakin padat.Evaluasi dari seluruh hal yang terjadi dalam
perkuliahan baik jumlah mata kuliah, jumlah mahasiswa yang mengambil mata
kuliah, dan hasil ujian dari mahasiswa memiliki pengaruh yang besar terhadap
alokasi dari sumber-sumber yang ada.Hal ini mengindikasikan bahwa biaya untuk
mencapai sistem yang diinginkan tersebut juga meningkat.Dengan adanya hal ini,
beberapa infrastruktur harus siap untuk menerima masukan data dari
layanan–layanan lain contohnya melalui kartu Binusian Flazz atau pun layanan
informasi yang terdapat di Binusmaya.
Adanya peluang untuk pengembangan dalam
pendidikan mengenai publikasi dan pengajaran material yang ada dalam
perkuliahan memungkinkan material tersebut dapat dikelola oleh mahasiswa
sendiri.Misalnya, melalui Binusmaya mahasiswa dapat menggunakan fungsi download
untuk mendapatkan material yang berkaitan dengan perkuliahan.Selain
sistem e-learning, akses ke perpustakaan digital dan sistem
manajemen konten juga menggunakan sistem administrative. Dengan demikian,
kinerja universitas dalam mengelola informasi akan semakin mudah dan
terstruktur sehingga tidak akan memakan banyak waktu dalam pengolahan data.
BAB
III
PENUTUP
3.1
Simpulan
·
Sistem e-learning merupakan solusi yang lebih
baik dalam melakukan integrasi data di lingkungan aplikasi sistem informasi
jika digunakan bersama dengan sebuah sistem administratif yang mumpuni. Jika
tidak ada sistem administratif, maka biaya dan kesalahan terhadap sistem e-learning tak
dapat terelakkan karena masih banyaknya hal yang diinput secara manual dan juga
adanya batasan-batasan yang tidak bisa dikerjakan oleh sistem secara sendiri
·
Dengan adanya e-learning di tingkat aplikasi
sistem informasi untuk mengintegrasikan data, maka data yang diolah menjadi
lebih akurat dikarenakan setiap aplikasi sistem informasi yang ada memiliki
sinkronisasi data dengan aplikasi lainnya.
3.2
Saran
Integrasi sistem dijaman sekarang ini menurut saya
sangat penting, jadi semoga pengintegrasian system yang sudah ada dapat
dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat dan lebih banyak lagi
sistem-sistem yang belum terintegrasi dapat menjadi terintegrasi.
DAFTAR
PUSTAKA
Artikel
“Pengertian dan Definisi Sistem”.http://jagatsisteminformasi.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-dan-definisi-sistem.html.
Diakses pada 30 Oktober 2016.
Rizka
Gustikasari. Artikel “Integrasi Sistem
dan Manfaatnya”.http://gustikasarizka.blogspot.co.id/2011/03/integrasi-sistem-dan-manfaatnya.html.
Diakses pada 30 Oktober 2016.
Sukman.
Artikel “Integrasi Sistem Informasi
Manajemen”. http://sukman21.blogspot.co.id/2015/05/integrasi-sistem-informasi-manajemen.html.
Diakses pada 30 Oktober 2016.
Rizkys
Ninda. Makalah “Integrasi Sistem
Informasi Pada Universitas”. http://rizkyisninda.blog.binusian.org/integrasi-sistem-informasi-pada-universitas.
Diakses pada 31 Oktober 2016.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar